Tingkatkan Mutu, Untab Gandeng L2DIKTI Selenggarakan Pelatihan SPMI dan AMI
Untuk itu Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) hadir sebagai instrumen komprehensif untuk menjamin mutu secara berkelanjutan.
Pentingnya Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) dalam Meningkatkan Standar Pendidikan Perguruan Tinggi. Implementasi SPMI tidak hanya memenuhi tuntutan akreditasi, tetapi juga meningkatkan kredibilitas dan daya saing institusi pendidikan.
Untuk itulah Universitas Tabanan melaksanakan kegiatan Pelatihan Peningkatan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) dan Audit Mutu Internal (AMI) yang dilaksanakan di Aula Kampus Universitas Tabanan, Jumat 27 Maret 2026. Rektor Universitas Tabanan Dr Ngurah Made Novianha Pynatih,ST.,M.Si kepada RRI disela-sela kegiatan berharap setelah kegiatan ini terjadi pergeseran paradigm secara kolektif dimana mutu tidak lagi dipandang sebagai beban administrative atau formalitas menjelang akreditasi melainkan telah menjadi budaya kerja yang melekat dalam setiap denyut aktivitas kampus.
“Sesuai dengan filosofi local yang kita pegang teguh yadin ririh nu liu pepelajahin, walaupun sudah pintar masih banyak yang harus kita pelajari,” ucapnya.
Rektor Ngurah Pynatih mengatakan untab harus terus mengevaluasi diri demi memberikan layanan yang terbaik. Dengan narasumber yang kompeten dibidangnya, pelatihan ini juga diharapkan mampu membekali para dosen sebagai ujung tombak akademik serta tenaga kependidikan sebagai pilar administrasi agar mampu bersinergi secara akuntabel dalam menjaga standar kualitas institusi.
Dikatakan diusi ke 45 tahun Untab bertekad menjadi institusi yang mandiri berbakti dan menjadi motor penggerak peradaban yang berkualitas bagi generasi mendatang. Hal senada Kepala LLDikti Wilayah VIII Dr. Ir. I Gusti Lanang Bagus Eratodi, S.T., M.T., IPU., ASEAN.Eng. APEC.Eng.yang mengatakan SPMI adalah jantungnya sebuah universitas. Sehingga perlu dikuatkan dokumen SPMI dalam rangka mencurahkan rencana, janji dan mimpi sebuah kampus.
“Artinya bisa dijadikan pedoman janji, cita-cita sebuah kampus yang sudah tertuang dengan rapi yang nantinya juga didukung oleh audit mutu internal salah satunya visi misi bisa dijadikan dsar tentang arah kampus,”ucapnya.
Eratodi mengatakan, dengan adanya dokumen SPMI ini menjadi arah kampus ini untuk mencapai cita-cita kampus. Dikatakan, tantangan dalam menguatkan penjaminan mutu ini diantaranya tentang karir dosen melekat pada dirinya, penelitian yang dilaksanakan para dosen dan dampak pengabdian masyarakat yang diakukan kampus.
Seorang narasumber Prof.Dr. drh. Nyoman Sadra Dharmawan, MS mengatakan, pelatihan ini sekaligus menyamakan persepsi para peserta tentang system penjaminan mutu perguruan tinggi yang harus selalu menyesuaikan dengan peraturan yang baru. “Karena ujung-ujungnya kualitas selain dijamin oleh internal, perangkat-perangkatnya juga termasuk bagaimana melakukan penjaminan itu. Menjamin kepada eksternal hingga akhirnya ada pengakuan dari penjaminan mutu eksternal,”ucapnya.
Sadra mengatakan dengan lahirnya auditor-auditor internal kampus maka diharapkan Untab kedepannya mampu menjadi universitas dengan predikat unggul dari auditor eksternal. Dengan predikat unggul maka Untab akan mampu bersaing diera global.
